Munas FBI

Alek Gadang Munas Forum BUMDes, Momentum Pengetahuan Dalam Meningkatkan Kualitas Ekonomi Masyarakat

banner 160x600

Women face

Padang--Saat pembukaan Munas Forum Bumdes Indonesia H, Febby Dt Bangso dalam pidatonya, menyampaikan para wali nagari dapat memanfaatkan Musyawarah Nasional (Munas) Forum BUMDes Indonesia 2018, sebagai momentum menimba pengetahuan pentingnya kehadiran BUMDes/BUMNag dalam meningkatkan kualitas masyarakat nagari.

“Salah satunya dengan memanfaatkan anggaran desa untuk kesejahteraan masyarakat. Tentu dalam Munas akan banyak pengetahuan baru, ciptakan terobosan yang baik,” ungkap yang acap di sapa bang Haji di Audotorium UNP.

Baca Juga: Peringatan HBN ke-70 di Payakumbuh, DANDIM 0306/50 Kota : Suburkan Lagi Semangat Untuk Bernegara

Di samping itu, katanya, dengan adanya dana desa, pemerintah daerah dapat memanfaatkan kesempatan mendapatkan dana desa yang lebih banyak, dengan memekarkan nagari.

“Pemekaran nagari tidak akan merusak tatanan adat istiadat dalam nagari. Pesisir Selatan sudah melakukan, kini alokasi dana desa untuk Sumbar lebih banyak pada Pesisir Selatan,” ujarnya.

Ia menyadari, masih banyak nagari di Sumbar yang terkategori sangat tertinggal. Dengan terobosan wali nagari, tentu percepatan peningkatan kategori nagari dapat terwujud.

“Saat ini ada 16 nagari sangat tertinggal dan 198 nagari tertinggal, ini tugas kita bersama untuk mendorong,” katanya.

Melalui Indeks Desa Mandiri yang dikategorikan Kemendes PDTT,  Sumbar memiliki 928 nagari dan desa di Sumbar hanya 16 nagari yang mandiri, 212 nagari maju, 484 nagari berkembang, 198 nagari tertinggal dan 18 nagari sangat tertinggal.

“Dana desa yang masuk ke Sumbar dari 2015 hingga 2018 sebesar Rp2,5 Triliun. Untuk itu, kita harap kedepannya BUMDes atau BUMNag dapat menjadi motor perngerak Terkait BUMNag, menurutnya sangat membantu dalam meningkatkan perekonomian di desa atau nagari" sambungnya

Bahkan, di Sumbar ada sekitar 885 desa atau nagari, baru terbentuk sekitar 617 unit Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) atau lebih dikenal dengan BUMDes.

“Dari 617 unit tersebut. 96 unit dalam tahap persiapan, 272 unit sudah berkembang dan 249 unit sudah masuk kategori mandiri. Kami bertekad pada akhir tahun 2019 semua desa atau nagari yang ada di Sumbar sudah membentuk BUMDes atau BUMNag,” pungkasnya