Deklarasi Kebangsaan #2019GANTIPRESIDEN, Berjalan Aman di Padang

banner 160x600

Women face

faktasumbar.com, (Padang)

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menargetkan sebanyak 85 persen suara pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Andre Rosiade saat menghadiri deklarasi #2019GANTIPRESIDEN, Sabtu (29/9).

Baca Juga: Peringatan HBN ke-70 di Payakumbuh, DANDIM 0306/50 Kota : Suburkan Lagi Semangat Untuk Bernegara

Pada acara yang digelar di Hotel Imelda tersebut, ia juga menyebutkan bahwa masyarakat Sumbar harus lebih cerdas dalam menentukan pilihan dan jangan mau dibodoh-bodohi.

"Beberapa waktu yang lalu kita dikejutkan oleh 10 orang kepala daerah yang menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi-Ma'ruf. Mereka beralasan bahwa Sumbar di era Jokowi mendapat perhatian khusus serta telah mengalami kemajuan yang pesat. Ini kan sama sekali tidak benar.

Nyatanya selama periode 2015-2018, dana APBN dan bantuan-bantuan lain yang masuk ke Sumbar terus menurun," ujar Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Gerindra tersebut.

Menurut data yang didapatnya, jumlah dana dekosentrasi yang diterima Sumbar pada 2015 adalah sebesar Rp 289 miliar, lalu pada 2016 turun menjadi Rp 247 miliar, kemudian turun lagi menjadi Rp 219 miliar pada 2017, dan pada 2018 Sumbar hanya menerima Rp 172 miliar. "Jadi, kalau ada yang bilang bahwa Jokowi punya andil besar dalam memajukan Sumbar, itu hoaks namanya," ucap Andre.

Di samping itu, ia juga menyampaikan kepada seluruh tim relawan yang hadir untuk tidak gentar dan tetap bersatu dalam menyuarakan dukungan pasangan calon (paslon) Prabowo-Sandi.

Ia mengibaratkan perjuangan mendukung Prabowo-Sandi saat ini seperti seperti lari maraton, bukan lari sprint. "Artinya, kita boleh jadi kalah di awal. Namun perlahan tapi pasti, kita akan menyusul dan meraih kemenangan," katanya.

Melalui deklarasi #2019GANTIPRESIDEN yang diadakan kali ini ia berharap dapat memantik gerakan-gerakan serupa di daerah lain. Sumbar, bisa dijadikan barometer betapa acara ini dapat berjalan dengan lancar dan tertib, tanpa adanya intervensi dari pihak-pihak lain.

"Saya rasa ini bisa jadi masukan bagi daerah-daerah lain. Bila tidak ada persekusi, tidak ada larangan dari pihak keamanan, maka gerakan #2019GANTIPRESIDEN bisa menjadi kegiatan yang damai dan menyenangkan," ujar Andre.

Sementara itu, Wakil Ketua DPR, Fadli Zon juga mengapresiasi segenap tim relawan yang terlibat dalam deklarasi #2019GANTIPRESIDEN. "Ia menuturkan, masyarakat tidak perlu resah, karena gerakan #2019GANTIPRESIDEN bukanlah gerakan makar. Pun pihak keamanan juga tidak memiliki hak untuk melarang kegiatan ini.

Selain itu, ia juga meminta kepada pihak-pihak terkait untuk segera mendata para pendukung dari kedua belah pihak, guna menciptakan menciptakan pemilu yang bersih dan bebas dari bentuk kecurangan. "Jika hal ini mampu dilakukan, maka kami optimis kemenangan akan menjadi milik pasangan Prabowo-Sandi," ujarnya. (fs/rel)