Mantan Sekda Menghadap Yang Maha Kuasa, Wabup Ferizal Ridwan Langsung Menuju Rumah Duka

banner 160x600

Women face

faktasumbar.com, (Limapuluh Kota)

Limapuluh Kota kembali berduka. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) kabupaten Limapuluh Kota, Drs. Resman Kamar, M.Pd, MH berpulang kehadapan yang maha kuasa, Jumat, (30/11). Sekitar pukul 11.55 Wib.

Baca Juga: Peringatan HBN ke-70 di Payakumbuh, DANDIM 0306/50 Kota : Suburkan Lagi Semangat Untuk Bernegara

Sempat dirawat di RSUD Adnan Wd Payakumbuh usai mengeluh pusing setelah melaksanakan sholat subuh, akhirnya almarhum menghembuskan nafas terakhir di usia 59 Tahun karena sakit darah tinggi yang dideritanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan mengatakan, sempat dikontak Ny Lasmidar mengabari bahwa pak Resman lagi dirawat dan mohon untuk memfasilitasi agar dapat dirujuk ke Bukittinggi atau Padang.

"Pada saat kami tengah menyiapkan segala sesuatu untuk merujuk Almarhum ke Bukittinggi atau ke Padang, akan tetapi takdir berkata lain, dua jam setelah itu kami mendengar bahwa pak Resman telah berpulang kehadapan lllahi," ungkapnya.

Wabup Ferizal Ridwan mengaku sangat kaget dengan kepergian Almarhum yang begitu mendadak. "kami masih kontak dengan Almarhum tadi malam, sempat bercanda dan mendiskusikan beberapa hal keluhannya," kenangnya.

Dihadapan ratusan pelayat, Wabup Ferizal Ridwan menyampaikan, atas nama pemerintah daerah Kabupaten Limapuluh Kota, menyatakan rasa duka cita yang sedalam-dalamnya.

"Semoga Almarhum dalam keadaan takwa dan tawakal menghadap Allah SWT. Kita juga memohon, semoga Allah mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya ditempat yang sebaik baiknya di sisi Allah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapai musibah ini, Amin Ya Robbal Alamin," ucapnya saat mengantatkan jenazah ke tempat peristirahatan terakhir di di Jorong Tigo Alua, Nagari Batu Bolang, Kecamatan Harau.

Pada kesempatan itu dirinya juga menghimbau pada seluruh pelayat agar selalu beriktibar, saling memberikan maaf, bahwa setiap yang bernyawa pasti akan menghadapi kematian.

"Kami mengajak semua kita yang hadir pada kesempatan ini untuk saling memaafkan, dan semoga apa yang kita lakukan pada kesempatan ini, akan menjadi amal ibadah di sisi Allah, SWT," pungkasnya.

Semasa hidupnya, Almarhum pernah memegang berbagai jabatan di Pemerintahan di Kabupaten Limapuluh Kota. Diawal karirnya, diangkat sebagai tenaga pendidik di berbagai sekolah di Kabupaten itu, selanjutnya kepala bidang pendidikan Dinas setempat.

Pernah juga menjabat kepala kantor, Kesbangpol, kepala Bagian Umum sekkab Limapuluh Kota, Asisten pemerintahan hingga akhirnya memangku jabatan sebagai sekda (2008- 2012). Selain itu, almarhum juga dikenal sebagai tokoh masyarakat dan aktifis organisasi sosial dan kepemudaan.

Almarhum diketahui meninggalkan seorang istri, Ny Lasmidar dan Dua orang putra yakni Tariq dan Sadiq. (rel/fks)