PKB Sijunjung Target Menang Mutlak Pada Pileg 2019. Dengan Motto Dari Pergerakkan Menuju Keberkahan.

banner 160x600

Women face

Sijunjung,--Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Sijunjung menargetkan menjadi pemenang dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif pada 2019 mendatang.

“Target PKB Sijunjung dalam Pileg 2019 nanti menang mutlak dan bisa menguasai parlemen sehingga bisa berbuat nyata bagi warga Sijunjung melalui jalur politik yang rahmatan lil alamin,” tutur Sekretaris DPC PKB Sijunjung, H. Desman, di Rumah Kebangsaan pada Rabu, (08/11).

Baca Juga: Tim Sepakbola Kota Payakumbuh Takluk Atas Padang Panjang Dengan Skor 1-4 di Laga Perdana Porprov 2018

Semangat itu tak luput dari perjuangan semua praktisi dan penggerak Partai Bintang Sembilan ini, situasi nasional PKB dalam koalisi dengan pemerintah, satu-satunya partai berbasis Islam di resafel Jokowi adalah PKB sebagai benteng.

“Tugas kita sebagai Parpol mengangkat derajat masyarakat, putusan Parpol bisa merubah segalanya,’’ ujarnya.

Kalau PKB menang, tentu bisa mengsejahterakan masyarakat. Sebab kita selalu membela yang benar, dan kebenaran itu pada suara rakyat.

Harapan emas itu selalu menggiring untuk menang dan hendaknya Paratai Bintang Sembilan ini meningkat menjadi 180 derajat pada Pemilu 2019 nanti, tidak mudah kalau UU politik direvisi DPR bisa sistemnya tertutup, setengah tertutup tapi bisa juga terbuka.

“Sistem apapun, kalau bekerja keras pasti bisa. Sijunjung sangat agamis dan madani, dan nahdiyinnya kuat dan PKB bagian itu sendiri saya yakin kita akan besar semua,’’ tegasnya.

PKB didirikan oleh ulama dan guru-guru, dan para santri-santri, tentu tugas kader adalah untuk memuliakannya.

“DPRD tidak berjarak dengan rakyat, insyallah dengan adanya semangat menang demi keadilan sosial, saya bersama ulama akan kembali untuk memperjuangkan para santri-santri dengan meperjuangkan wadahnya yaitu Pondok Pesantren bersama membangun dengan rakyat,’’ harapnya.

Isu strategis harus dimunculkan sebagai komunikasi publik. Ada karakter isu yang harus disuarakan PKB, harus ada perbedaan dengan partai lainnya.

Perjuangkan agama, dan lainnya, agar masyarakat bisa lebih yakin dan bersungguh-sungguh untuk membesarkan partai yang lahir dari ideologi Ahlussunah Waljamaah alias Aswaja. Apalagi, struktur organisasi DPC PKB Kabupaten Sijunjung dengan cara menguatkan kadernya di desa atau nagari .

“Bersama rakyat insya Allah PKB akan kuat di ranah Lansek Manih ini, dan memenangkan pileg 2019 menjadi nomor 1,’’ tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Suro DPC PKB Sijunjung KH. Abu Sujak mengatakan, bagaimana memperjuangkan PKB untuk progres tahun 2019.

“Dari keadaan kita yang amat sederhana namun dengan daya juang yang tinggi PKB pada tahun ini segera bangkit, alhamdulillah berkat pemuda dan santri-santri serta doa restu para ulama di Kabupaten Sijunjung telah terasa ruh kemenagan pada pileg mendatang,’’ ujarnya.

Tahun ini infrastruktur PKB sudah terbentuk hampir 100 persen, di kecamatan dan nagari memberikan laporan sampai ke ranting telah terstruktur, di samping calon-calon dengan kader sebanyak kurang lebih 200 orang yang merupakan satu-satunya mendapat tali asih.

Kekuatan ketiga, adalah kader alhamdulillah setiap kecamatan telah melakukan pembinan kader, dan mempersiapkan calon-calon minimal nanti akan menjadi ketua DPRD. Khas ciri PKB, bahwa 2019 akan menjadi nomor 1 atau 2. Sebab dengan adanya kehadiran tokoh agama dan sahabat-sahabat lainnya.

Sebelumnya, pada tahun 2009 hanya dab pada 2014 tidak mendapatkan kursi dewan. Sebaliknya 3 tahun ini PKB punya kekuatan sendiri. Seluruh kekuatan di setiap porosnya itu, PKB membentuk tim hingga sampai paling bawah dengan komunitas agama, dan lainnya.

“Insya Allah, jika menjaga tali silaturrahim dan memegang erat budaya persatuan dan memuliakan para Hudrahtus Syechk, insyallah PKB di Kabupaten Sijunjung berkibar dan tidak tertutup untuk bisa memenagkan pada Pileg 2019 mendatang.

" Saya tutupi dengan menyadur kata mutiara dari pendiri PKB, yang dijuluki Bapak Bangsa Abdurrahman Wahid yang kerab disapa Gus Dur, bahwa keberhasilan seorang pemimpin diukur dari kemampuan mereka dalam menyejahterakan umat yang mereka pimpin" pungkasnya.(Fra/fs)