Pura-pura Berbelanja, Seorang Wanita Nekad Mencuri di Pasar Payakumbuh

banner 160x600

Women face

faktasumbar.com, (Payakumbuh)

Seorang wanita berinisial JT (44) yang mengaku dari Rantau Prapat Sumatera Utara diamankan oleh sejumlah pedagang dan pengunjung Pasar Payakumbuh pada Minggu 28 Oktober 2018 sekitar pukul 10.00 Wib. Wanita yang melakukan aksi pencurian di sejumlah toko di pasar Payakumbuh itu digelendang ke Polres Payakumbuh setelah berhasil ditangkap massa setelah sebelumnya terlibat kejaran-kejaran dengan pemilik toko.

Baca Juga: Peringatan HBN ke-70 di Payakumbuh, DANDIM 0306/50 Kota : Suburkan Lagi Semangat Untuk Bernegara

Kapolres Payakumbuh AKBP. Endrastiawan Setyowibowo melalui Kasatreskrim AKP. Ilham Indarmawan S.Ik, kepada awak media, Selasa 30 Oktober 2018 membenarkan telah mengamankan tersangka. “Sebelum tersangka digelandang ke kantor polisi, terlebih dahulu ditangkap massa setelah sebelumnya terlibat kejar-kejaran dengan korban,” ungkap Kasatreskrim AKP Ilham Indarmawan.

Modus kejahatan yang dilakukan tersangka berinitial JT (44 tahun), ulas Kasatreskrim AKP Ilham Indarmawan, pura-pura sebagai pembeli disebuah toko di pasar Payakumbuh. Namun ketika pemilik toko legah, wanita berambut pendek bertahi lalat di bagian keningnya itu mengambil tas dan uang serta HP para pemilik toko.

Namun sial bagi tersangka, ketika tersangka akan melakukan aksi kejahatan pencurian di salah satu toko di pusat pertokoan Payakumbuh, aksi tersangka terpergok pemilik toko hingga terjadi kejaran-kejaran dan diteriaki maling oleh korban.

Tersangka berhasil ditangkap massa setelah sempat terjatuh di gelandang ke Pos Lantas Kota Payakumbuh untuk kemudian dibawa ke Mapolres Payakumbuh. Menurut Kasatreskrim AKP. Ilham Indarmawan S.Ik, hasil penyidikan dan berdasarkan Laporan Polisi, sedikitnya tersangka sudah berhasil dua kali melakukan aksi pencurian di pasar Payakumbuh seseuai Laporan Polisi Nomor: LP/K/396/X/2018,tgl 28 Oktober 2018,Res Pyk dan LP/K/397/X/018,tgl 28 Oktober 2018,Res Pyk.

Dari tangan tersangka JT pangggilan Ita mengaku bertempat tinggal sementara di Pendakian Kodok, Kenagarian Batang Palupuah, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam itu, berhasil disita barang bukti 1 unit hp merk Samsung warna hitam, 1 buah tas warna hitam merk KLUM, uang Rp. 350.000.

Sedangkan pada aksi pencurian lainnya, dari tangan tersangka berhasil diamankan barang bukti 1 buah tas warna ungu merk Lisan, uang Rp. 3.170.000. “ Tersangka beserta Barang Bukti (BB) telah diamankan di Polres Payakumbuh guna proses sidik,” ungkapKasatreskrim AKP Ilham Indarmawan S.Ik.

Kepada penyidik tersangka mengakui bahwa dirinya terpaksa mencuri karena untuk butuh uang untuk anaknya yang sedang diculik di Medan. “ Saya khilaf,Pak. Saya terpaksa mencuri karena untuk membebaskan anak saya yang diculik oleh seseorang di Medan.

Suami saya punya hutang sebanyak Rp.50 juta, namun karena tak punya uang untuk mengembalikan utang tersebut anak saya yang diculik. Untuk membebaskan anak saya itu saya terpaksa mencuri, “aku tersangka kepada penyidik. (fks)