Sebanyak 312 Anak Latina Khatam Qur’an Dua Diantaranya Anak Anggota Dewan

banner 160x600

Women face

faktasumbar.com, (Payakumbuh)

Baru-baru ini, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina), Kota Payakumbuh mampu pecahkan rekor terbaru di tingkat kota, bahkan Sumbar. Yaitu Khatam Qur’an terbanyak yang diikuti oleh anak-anak setempat.

Baca Juga: Prabowo Subianto Ketua Umum PB.IPSI Dinobatkan Jadi President Indonesia Martial Arts Committee

Setidaknya, pada perhelatan Khatam Qur’an kali ini, diikuti sebanyak 312 anak dari 6 kelurahan yang berada di kecamatan pemekaran tersebut. “Ini penyelenggaraan Khatam Qur’an terbanyak. Ada 312 anak yang lakukan Khatam Qur’an,”terang David Bachri Camat Lamposi Tigo Nagori pada Senin (8/1/2018) siang.

1515405439-Fakta Sumbar-IMG-20180108-WA0069

312 anak tersebut, terdiri dari 4 kali penyelenggaraan di tempat dan waktu yang berbeda pada 10 hari terakhir ini. Yakni Khatam Qur’an di Kelurahan Koto Panjang Dalam diikuti sebanyak 84 anak, Khatam Qur’an di Kelurahan Koto Panjang Padang diikuti sebanyak 38 anak, Khatam Qur’an di Kelurahan Parambahan sebanyak 60 anak dan terakhir pada Senin (8/1) ini diikuti sebanyak 103 di Kelurahan Sungai Durian.

“Terbanyak Khatam di Kelurahan Sungai Durian mencapai lebih 100 anak,”kata Camat Lamposi lagi. Menurut alumni STPDN itu, Khatam Alqur’an Kecamatan Lamposi, diselenggarakan dua tahun sekali. Pada tahun ini, merupakan penyelenggaraan Khatam Quran terbanyak dari tahun-tahun sebelumnya.

“Ada istimewa pada Khatam Quran kali ini, yaitu diikuti oleh peserta sudah berkali-kali melakukan Khatam Quran. Khatam Quran, juga dimeriahkan dengan arakan keliling di masing-masing kelurahan se Kecamatan Lamposi Tigo Nagori,”ucap David.

Tak hanya itu saja, katanya, Khatam Quran kali ini, juga diikuti oleh anak dari kedua anggota DPRD Kota Payakumbuh asal Lamposi. “Anak kedua anggota dewan asal Lamposi, yakni anak Syafrizal dan anak Mawi Etek Arianto ikut Khatam kali ini,”katanya lagi.

Khatam Alqur’an di Kecamatan Lamposi tersebut, juga dihadiri petinggi-petinggi Kota Payakumbuh. Dari Walikota, Ketua DPRD termasuk Kapolres Payakumbuh dan lain sebagainya. “Intinya, Khatam Qur’an bukan akhir dari mempelajari kitab Alquran. Melainkan, malah lebih giat lagi untuk terus memperdalam ilmu Alquran,”ucap David.(tim)