Tercyduk! Sepasang Wartawan Abal-abal Diamankan Para Supir Rental Ke Kantor Polisi

banner 160x600

Women face

faktasumbar.com, (Nasional)

Pada Selasa malam tadi (7/8), wartawan palsu atau yang biasa dikenal dengan sebutan wartawan bodrek tercyduk para supir mobil rental dibilangan kawasan Sangatta . Tidak hanya satu melainkan dua sekaligus turut diamankan para supir untuk dibawa ke Polres Kutim. Wartawan bodrek tersebut, ditangkap para supir di kawasan Jalan Wortel Mangosidi, Desa Sangatta Utara Kabupaten Kutai Timur.

Baca Juga: Tim Propinsi Sumbar Nilai Kecamatan Lamposi

Penangkapan wartawan abal-abal tersebut, oleh para supir mobil rental kali ini, sudah yang ketiga kalinya. Para supir merasa geram, pasalnya, pelaku sering kali mengaku dan mengatas namakan wartawan untuk dapat meminjam mobil rental. Parahnya, ongkos sewa untuk rental mobil pun tak kunjung dibayar. Tidak hanya sampai disitu, usai merental, mobil yang dibawa pun turut dirusak dan dibiarkan begitu saja.

Dikatakan Srianto, salah satu pemilik dari rental mobil yang turut menjadi korban oleh wartawan abal-abal tersebut, sedikitnya sudah tujuh kasus yang ditemukan. Tidak hanya dirinya, rekan dari sesama pemilik rental ygmang lain pun turut menjadi korbannya. Dari informasi yang digalang awak media, terdapat 7 unit mobil yang dirusak, dan dua mobil ditinggal begitu saja di Kecamatan Kaliorang dan Teluk Pandan Kabupaten Kutai Timur.

"Sebenarnya kami masih sabar. Ini sudah yang ke tiga kalinya kami tangkap. Pertama, kami masih berikan kesempatan untuk bayar dan memperbaiki, kedua kami minta buat surat pernyataan, dan terakhir kesabaran kami sudah habis. Kami minta dipidanakan." ujar Srianto salah satu pemilik mobil rental yang turut menjadi korban.

Lebih lanjut Srianto mengatakan, jika pelaku siap membayar semua ongkos rental dan kerusakan yang ditagihkan, maka pihaknya siap berdamai. Jika tidak, pihaknya tak ada memberi ampun. Pelaku wajib dihukum.

"Sebenarnya kami sudah baik. Bahkan tak ada kami apa-apakan dia. Hanya saja, kami kesal karena sudah ada surat pernyataan, tetapi dia malah kabur." ungkapnya.

Pemilik rental lainnya yang namanya dirahasiakan turut geram dengan ulah pelaku. Sebab, pelaku selalu membawa nama wartawan.

"Kami sudah tanya-tanya, semalam sudah kami interogasi, dan ternyata dia bukan wartawan. Melainkan oknum LSM. Kami minta dipidanakan saja." katanya.

Dirinya pun mewanti-wanti dan meminta kepada pemilik rental yang lainnya untuk berhati-hati. Jangan asal menyewakan mobil kepada orang yang tak dikenal.

"Kami minta hati-hati saja. Diteliti baik-baik sebelum direntalkan." pesannya. (fs)