Wagub Sumbar Nasrul Abit: Jelang Lebaran, PKL di Kelok Sembilan Akan Ditertibkan

banner 160x600

Women face

faktasumbar.com, (Limapuluh Kota)

Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Nasrul Abit mengungkapkan bahwa menjelang lebaran 1439 H, persoalan pedagang kaki lima di kelok sembilan harus selesai, karena akan mengganggu jalur mudik nantinya.

Baca Juga: PBSI Kota Payakumbuh Hanya Dijatah 10 Atlet untuk Porprov 2018

"Seminggu sebelum lebaran idul fitri, kawasan kelok sembilan harus sudah steril. Pedagang akan dipindahkan ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah," ujar Nasrul Abit di Padang, Jumat (25/5/2018).

Kata Nasrul, dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dan sejumlah instansi terkait bahwa persoalan PKL di jembatan layang telah terjadi sejak 2013.

"Kita telah rencanakan pembangunan tempat bagi pedagang kaki lima kedepannya, bisa digunakan pada tahun 2020 bersamaan dengan pembangunan taman wisata alam yang telah masuk tahap DED," ujarnya.

Lebih lanjut, ia meminta pedagang agar bersedia pindah ke lokasi yang baru di jalan lama dan akan diprioritaskan jika tempat berjualan permanen telah selesai dibuat.

"Sesuai dengan Undang-undang jembatan layang tidak boleh digunakan untuk berdagang," ujarnya. (rb)